Keutamaan Aqiqah & Qurban

Ibadah Aqiqah dinilai sebagai ibadah yang hukumnya sunnah muakad dilakukan oleh para orangtua yang telah dikaruniakan seorang anak sebagai karunia Allah SWT. Dalam tata  cara pelaksanaannya  kita mengetahui apa saja fadilah dan keutamaan dari ibadah aqiqah tersebut yang seharusnya dijalankan oleh setiap manusia terutama umat muslim. Dalam ibadah aqiqah,terdapat banyak sekali manfaat yang menjadi keutamaan beraqiqah yakni;

  1. Hewan Aqiqah  yang bagus

Kualitas hewan yang baik merupakan  salah satu point syarat utama dalam melaksanakan Ibadah aqiqah. yang utama untuk mereka yang ingin sekali berbagi kepada orang lain atau berbagi, tentulah wajib kami memberikan hewan aqiqah yang berkualitas baik secara fisik dan mentalnya. Dan Juga Kemudian, harus bagaimanakah bentuk daging yang nantinya akan disedekahkan tersebut? Apakah boleh dalam bentuk mentah tanpa di olaj kemudian dibagikan kepada orang sekitar atau fakir miskin? Tentu dalam hal ini tujuan dari ibadah aqiqah adalah memberikan kemudahan bagi mereka yang fakir miskin dalam mengonsumsi sesuatu sehingga daging kambing aqiqah yogyakarta yang kita sedekahkan nantinya ada baiknya dimasak atau diolah dahulu agar dapat langsung di konsumsi.

  1. Waktu pelaksanaan ibadah aqiqah

Waktu pelaksanaannya ibadah aqiqah tentu dianjurkan setelah tuju hari setelah kelahiran seorang bayi atau jika belum dapat melaksanakannya pada hari tersebut dapat dilakukan pada hari ke empat belas. Namun, ibadah aqiqah sangatlah memudahkan umat islam sehingga apabila kedua orangtua belum mampu melaksanakan ibadah aqiqah putra putrinya maka bisa dilaksanakan jika mereka sudah memiliki cukup rejeki atau orang tersebut yang akan mengakikahkan dirinya sendiri jika sudah memilki pendapatan sendiri kelak saat dewasa nanti.

Kemudian, bagaimana dengan pelaksanaan IBadah Qurban? Apakah sama juga dengan ibadah aqiqah? Atau memiliki perbedaan yang cukup signifikan? Kemudian, dimankah perbedaannya?

Qurban merupakan “ibadah tahunan” yang wajib dijalankan oleh seluruh umat muslim yang telah memiliki kecukupan rezeki atau dalam hitungan mapan dalam menafkahi anggota keluarganya dan dirinya sendiri. Hal ini bertujuan bahwa siapa saja dapat bersedekah dengan uang namun keikhlasan seseorang untuk membeli beberapa hewan untuk dibagikan kepada orang lainnya merupakan dua hal yang berbeda. Untuk itu, berikut beberapa penjelasan utama mengenai qurban.

  1. Hewan yang digunakan.

Beberapa hewan yang dibolehkan dalam pelaksanaan qurban yakni unta, sapi, dan kambing untuk ciri-ciri hewannya tentu yang sehat secara fisik dan mental. Tidak kekurangan apapun dalam fisiknya sehingga dagingnya pun terasa nikmat disantapdan tidak membawa hal buruk nantinya kepada tubuh. Umur hewan qurban juga sangatlah diperhitungkan unta berumur lima tahun, sapi berumur dua tahun dan kambing haruslah berumur satu tahun atau lebih tidak boleh kurang dari itu. Untuk disedekahkan bisa diberikan tanpa diolah terlebih dahulu atau dalam bentuk mentah kepada waga sekitar atau mereka yang kurang mampu.

  1. Waktu pelaksanaannya Ibadah Aqiqah dan ibadah qurban

Dalam pelaksanaannya yaitu tepat pada selesainya pelaksanan sholat ied idul adha, jika dilakukan selain itu maka haram hukumnya hewan tersebut. Waktu yang dianjurkan hanya tepat pada tanggalnya 10 bulan Dzulhijah dan berakhir pada hari keempat saat matahari tenggelam yaitu 13 Dzulhijah.

Baik dalam pelaksanaan aqiqah maupun qurban merupakan hal yang berbeda namn tetaplah memiliki makna yang sama. Maka, berakhirlah penjelasan mengenai keutaman aqiqah dan qurban yang dapat anda ketahui apasajakah perbedaannya.