Sibuk Tapi Tak Bermakna

Sibuk Tapi Tak Bermakna

Daftar kegiatan adalah unsur pokok dalam industry manajemen waktu dan kesuksesan. Dengan keinginan-keinginan kita dan tuntutan-tuntutan orang lain yang menghujani kita dari kanan dan kiri, kita secara spontan menuliskan semuanya pada carik-carik kertas pada saat-saat yang sama atau menyusun mereka secara metodis pada media cetak. Penata waktu sengaja mencadangkan waktu yang berharga untuk menyusun jadwal harian, mingguan, dan bulanan. Banyak pula aplikasi yang memudahkan Anda menyusun daftar kegiatan di perangkat bergerak, dengan kode-kode program yang menghasilkan tampilan-tampilan menarik bagi Anda. Tampaknya ke mana pun kita berpaling kita di dorong untuk membuat daftar kegiatan dan meskipun daftar seperti itu sangat berharga, mereka memiliki sisi buruk.

Meskipun daftar kegiatan menghadirkan kumpulan niat-niat terbaik kita yang bermanfaat, hal itu juga menjajah kita dengan hal-hal remeh dan tidak penting yang membuat kita merasa wajib menuntaskan mereka, semata-mata karena ada dalam daftar. Itu rindu dengan jadwal kegiatan. Jika di biarkan, hal itu menentukan prioritas. Menangani tugas-tugas ini sesuai urutan ketika kita menerimanya seperti memutar roda berderit yang harus segera di beri pelumas. Namun seperti pernah di ungkapkan oleh Perdana Menteri Australia, Bob Hawke, “Yang paling penting tidak selalu bersuara paling keras”.

Orang-orang berprestasi bekerja dengan cara yang berbeda. Mereka mempunyai mata yang jeli untuk hal-hal yang paling penting. Mereka diam sejenak dan cukup lama untuk memutuskan mana yang paling penting dan selanjutnya membiarkan yang penting itu menggerakkan hari mereka. Orang-orang berprestasi mengerjakan lebih cepat hal-hal yang baru di rencanakan dan di tangguhkan oleh orang lain, entah sampai kapan. Perbedaan bukan dalam hal niat, melainkan dalam hal prioritas. Orang berprestasi selalu bekerja dengan wawasan prioritas yang jelas.

Jika di biarkan dalam bentuk mentahnya, sebagai inventori sederhana, sebuah jadwal kegiatan dapat dengan mudah menyesatkan Anda. Jadwal kegiatan pada hakikatnya berisi hal-hal yang menurut Anda perlu di kerjakan yang pertama dalam daftar itu kebetulan yang pertama terpikir oleh Anda. Jadwal kegiatan sejak awal tidak bicara tentang kesuksesan.  Dalam kenyataan, kebanyakan daftar kegiatan sesungguhnya Cuma daftar upaya bertahan hidup asal bisa melewati hari dan kehidupan Anda, tetapi tidak menjadikan tiap hari sebagai batu loncatan untuk hari berikutnya sehingga secara berurutan ANda dapat membangun kehidupan untuk memeriksa jadwal kegiatan dan mengakhiri hari dengan keranjang sampah yang penuh dan meja yang rapi tidak membawa manfaat dan tidak mempunyai sangkut paut dengan kesuksesan.